Kamis, 24 November 2011

kondisi fisik dengan bermain

MODEL – MODEL PEMBENTUKAN KONDISI FISIK ATLET OLAHRAGA
Kondisi fisik merupakan hal penting untuk pencapaian prestasi maksimal yang di siapkan melalui program yang jelas,runtut dan sistematis,kondisi fisik tidak harus dengan sarana prasarana yang lengkap dan modern melainkan dengan pola pikir seorang pelatih yang selalu membawa nuansa baru di dunia olahraga untuk pengembangan atlet atau anak didik yang di bina,atlet merupakan cahaya masa depan bangsa baik di tingkat nasional maupun internasional,pembentukan kondisi fisik selalu diawali dengan kapasitas kemampuan atlet yang di awali dengan tes dan pengukuran maupun evaluasi,sebagai pelatih juga harus cerdik membaca satu situasi yang jelas dan menentukan untuk kebutuhan atlet,kondisi fisik yang tepat jelas dan mudah dilakukan oleh atlet harus selalu menjadi asupan-asupan atlet untuk meraih masa depan yang jelas dan terarah sehinga atlet tidak mengalami kebosanan oleh sebab itu pelatih setiap detik,menit,jam dan hari bahkan mingu dan bulan harus selalu berfikir untuk maju dan berkembang menyiapkan program latihan yang bervariatif,kondisi fisik yang dimaksud adalah pembentukan kekuatan, kecepatan, daya tahan, kelentukan,akurasi, koordinasi,keseimbangan,daya ledak,kelincahan, dalam pencapaian kondisi fisik yang berfariatif bisa kita sajikan dan di nikmati dengan bermain yang menyengnangkan mari kita kaji bersama dalam pembentukan kondisi fisik yang tepat dan jelas dalam aktifitas sehinga tidak mengalami cedera otot yang berbahaya,
1.       Pembentukan kondisi fisik yang mengarah kepada akurasi,kekuatan otat lengan dan kekuatan otot perut bagian bawah,kecepatan otot tungkai dan koordinasi lengan,perut,tungkai dan seyokjanya mata menjadi control dengan metode posisi start lengan nempel di tanah tungkai di gerakan dari belakang kedepan pandangan ke bawah apbila pandangan tersebut keatas maka akan menyebabkan rasa pusing
2.       Pembentukan kondisi fisik yang mengarah kepada kekuatan otot lengan,keseimbangan,kecepatan reaksi dan koordinasi lengan tungkai perut dan pandangan focus ke bawah dengan metode tidur tubuh berbalik ke kanan dan ke kiri melakukan posisi pus-up
3.       Pembentukan kondisi fisik yang mengarah ke pada pembentukan kekuatan otot perut bawah tengah dan atas dengan metode posisi tidur menarik kaki dari bawah ke atas dengan tungkai lurus dan badan dari posisi normal di tarik ke bawah dan kembali posisi semula.
4.       Pembentukan kondisi fisik kekuatan otot togok bawah dan atas dengan metode tidur telungkep dan melakukan bek-up pada saat gerkan di jatuhkan baik ke kanan dan ke kiri.
5.       Pembentukan kondisi fisik kekuatan otot togok bagian samping baik kanan,kiri dengan metode posisi duduk tungkai di tekuk badan tidur dan di tarik kanan ke kiri sampai terasa otot pingul merasakan tertarik.
6.       Pembentukan kondisi fisik kecepatan otot tungkai,kekuatan otot perut bagian bawah dan atas dan menghasilkan klentukan koordinasi keseluruhan angota tubuh baik dari atas maupun dari bawan denga metode tidur kedua kaki di angkat ke atas hingan nempel tanah dengan kondisi lurus dan di lanjutkan posisi tungkai kedepan dengan kecepatan reaksi lengan menempel tanah dan melakukakn posisi pus-up.
7.       Pembentukan kondisi fisik yang mengarah kepada kekuatan otot perut bagian bawah,kekuatan otot tungkai,daya ledak tungkai dan keseimbangan dengan metode posisi tidur di lengkukan kedepan berdiri dengan tungkai salah satu dan di lanjutkan tungkai yang satu melakukan loncat keatas.
8.       Pembentukan kondisi fisik yang mengarah kepada kekuatan otot perut kekuatan otot lengan, kekuatan otot tungkai koordinasi keseluruhan tubuh dengan metode posisi pus-up lengan di tekuk dan tungkai yang menjadi penopang ujung kedua kaki dan badan tidak boleh tempel tanah.
9.        Pembentukan kondisi fisik yang mengarah kepada kekuatan otot perut kekuatan otot lengan, kekuatan otot tungkai koordinasi keseluruhan tubuh dengan metode posisi pus-up lengan di tekuk dan tungkai yang menjadi penopang ujung kedua kaki dan badan tidak boleh tempel tanah posisi kaki di bukak kearah samping berlawanan
10.    Pembentukan kondisi fisik yang mengarah kepada kekuatan otot perut kekuatan otot lengan, kekuatan otot tungkai,kekuatan otot pingul  koordinasi keseluruhan tubuh dengan metode posisi nyamping kaki bagian atas di angkat setinggi satu kilan tangan masing-masingtubuh tidak boleh menempel tanah.
11.   Pembentukan kondisi fisik yang mengarah kepada kekuatan otot perut kekuatan otot lengan, kekuatan otot tungkai,kekuatan otot pingul  koordinasi keseluruhan tubuh dengan metode posisi nyamping kaki bagian bawah di angkat setinggi satu kilan tangan masing-masing dan tubuh tidak boleh menempel tanah.
12.   Pembentukan kondisi fisik yang mengarah kepada kekuatan otot perut bagian bawah dan tengah,keseimbanggan kekuatan otot lengan dan kecepatan tungkai dengan metode posisi tidur lengan nempel tanah pantat di angkat dan tungkai di angkat baik setinggi kilan tangan dan di bukak lebar kea rah yang berlawanan.
13.    Pembentukan kondisi fisik yang mengarah kepada kekuatan otot perut kekuatan otot lengan, kekuatan otot tungkai,kekuatan otot pingul  koordinasi keseluruhan tubuh dengan metode posisi nyamping kaki bagian bawah di angkat dan untuk kaki yang sebagai penopang di angkat teman sehingga peningkatan tercapai.
14.   Pembentukan kondisi fisik yang mengarah kepada kekuatan otot perut bagian bawah dan tengah,keseimbanggan kekuatan otot lengan dan kecepatan tungkai dengan metode posisi tidur lengan nempel tanah pantat di angkat dan tungkai di angkat baik setinggi kilan tangan dan yang menempel di angkat teman begitu sterusnya hingga berlawanan.
15.   Pembentukan kondisi fisik yang mengarah kepada kekuatan otot perut kekuatan otot lengan, kekuatan otot tungkai,kekuatan otot pingul  koordinasi keseluruhan tubuh dengan metode posisi nyamping kaki bagian bawah di angkat setinggi satu kilan tangan masing-masing dan tubuh tungkai yang menempel ketanah di angkat temanya sehinga ada peningkatan dalam latihan.
16.   Pembentukan kondisi fisik yang mengarah kepada kelentukan otot lengan ,kekuatan otot lengan keseimbangan tubuh pada saat jalan lari dan lompat, dan pembentukan daya tahan tungkai,kekuatan otot perut kekuatan otot bahu dengan metode pus-up di tempat mengankat lengan ke atas dan jalan ke depan.
17.    

Tidak ada komentar:

Posting Komentar